Home Berita Reels 2024 Kelas PAI 2 A: The Great Asia Africa – Social...

Reels 2024 Kelas PAI 2 A: The Great Asia Africa – Social Capital Mewujudkan Timbal Balik Masyarakat dan Folk House yang Paripurna

48
0
SHARE

(in frame : kawasan asia – africa)

Bisakah kalian membayangkan berjalan – jalan ditempat yang indah nan rupawan serta melewati dua benua dalam waktu yang sama? Jawabannya bisa, tentu tempat itu adalah The Great Asia Afrika.

Bandung, selasa 21 Mei 2024. Di siang itu bus parkir di area luas, tiket dibagikan disambut penjaganya yang ramah. Sapaan akrab para staf menjadikan kami terangkat. Satu demi satu ramuan keindahan alami dan buatan berpadu, menawan nan indah, sayang untuk dilalu. Keceriaan menghiasi rona muka yang tampak lesu. Hati bergetar kembali merenungi kesempatan mensyukuri ciptaan ilahi. Langkah kaki terarah menuju Great Asia Africa yang ditata dengan rapi, hampir setiap sudut memberi penjelasan yang teliti. Semua disaji dengan arsitektur mumpuni, memanfaatkan pesona ciptaan ilahi yang menggetarkan hati.


(in frame : gate-wahana jepang-papan penunjuk jalan)

The Great Asia Africa adalah salah satu destinasi wisata populer yang sedang digandrungi berbagai usia yang terletak di kecamatan Lembang, Kota Bandung, Jawa Barat. Tempat tersebut menampilkan replika dari dua benua yang sesuai dengan namanya yaitu benua Asia Dan Afrika. Disana kita akan disajikan keindahan 7 negara dari dua benua tersebut yaitu Thailand, Korea, Jepang, India, Timur Tengah, Afrika, dan pastinya Indonesia. Seperti halnya di kota Bandung, kota yang unik nan epik. Disana terukir banyak bukti – bukti sejarah perkembangan indonesia yang patut dilestarikan, dimana kota tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi turis domestik maupun mancanegara. Salah satu peristiwa besar adalah diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika di kota tersebut. Diperkirakan tidak lepas dari alasan warisan bangunan bersejarah. Saking bersejarahnya, nama tersebut diabadikan menjadi nama jalan maupun tempat wisata yang populer di kota Bandung. Karena hal itulah Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri menetapkan
Kota Bandung sebagai tujuan studi pengalaman realitas guna menambah wawasan serta pandangan pada penelitian yang akan memberikan solusi atas polemik – polemik yang terjadi di masa mendatang.

Sejauh mata memandang kita akan disajikan dengan keindahan-keindahan corak bangunan khas dari negara-negara tersebut meliputi budaya, alat traditional, sejarah, tak lupa pula makanan khasnya turut mendukung nuansa masing – masing daerah. Dengan lokasi yang berada di pegunungan dan udara yang masih segar turut menambah kesejukan dan kenikmatan disaat kita berkeliling di tempat tersebut. Sebagai destinasi wisata, The Great Asia Africa adalah tempat yang direkomendasikan untuk dikunjungi karena dapat belajar, mengenal, dan memahami budaya dan kekhasanan dari berbagai negara khususnya 7 Negara tersebut dengan replika bangunan dan budaya membuat kita mengetahui corak khas berbagai negara tanpa harus berkunjung ke negaranya. Dibalik panorama yang disajikan, The Great Asia Africa mempunyai peran yang cukup besar. Kehadirannya merupakan ladang untuk mengais pundi – pundi rupiah bagi masyarakat yang tinggal didaerah sekitarnya.

Jika kita menilik lebih dalam, tempat ini berdiri belum cukup lama yaitu sekitar lima tahun silam tepatnya di tahun 2019 sebelum covid melanda. Dia membawa kemakmuran bagi warganya dengan menyajikan tempat untuk membangun tenan – tenan yang dapat digunakan untuk menjajakan barang dagangannya. Salah satu penunggu stand souvenir di main lobi wisata The Great Asia Africa menuturkan bahwa mereka dengan senang hati mengisi petak – petak lokasi yang kosong tersebut karena pajak perbulannya cukup ringan. Yaitu dengan memberikan 30 persen dari penghasilan perbulannya dengan leluasa.


(Wahana korea : pembuatan kimci)

Sistem promosinya dengan kreatifitas dan inovasi dengan menyajikan wahana yang memberikan edukasi bagi pengunjungnya dan mengupgrade replikanya setiap 6 bulan sekali agar menimbukan kesan kepada pengujung akan adanya pembaharuan dan rasa penasaran tiap kali berkunjung kesana. Berbagai upaya dilakukan pihak pengembangan pariwisata berupa menaati peraturan pertanahan demi bekerjasama dengan pemerintah. Hal itu menyebabkan antusiasme dan dukungan pemerintah terhadap destinasi wisata Great Asia Afrika. Wujud kepedulian tempat wisata ini terhadap masyarakat dengan memperhatikan detail – detail kecil yang dibutuhkan pengunjungnya seperti halnya papan yang bertuliskan keterangan disetiap replika, memperhatikan ibadah pengunjungnya dengan menyedikan mushola dan toilet yang bersih, aula di beberapa tempat, tempat sampah yang terletak disetiap sudutnya, menyediakan kelengkapan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Mereka disediakan lift dan kursi roda serta gondola untuk pengujung yang telah kelelahan mengelilingi kawasan wisata. Dengan demikian dapat kita ketahui bahwa tempat ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat setempat dan tempat wisata ini dapat menerima keuntungan yang lebih besar. Hal itu disebabkan karena adanya timbal balik antara pemilik folk house, masyarakat dan pemerintah. Namun disamping itu masih ada hal yang perlu diperbaiki pada pelayanannya, alangkah lebih mudah bagi pengunjung bila tiap – tiap rombongannya diberikan tour guide agar lebih memudahkan dalam memahami wahana edukasi yang disajikan. Karena tidak semua orang memahami hanya dengan membaca saja tapi perlu adanya penjelasan yang disampaikan dalam bentuk verbal. Harapan kami kedepannya semoga The Great Asia Africa menjadi lebih maju dan tetap eksis diantara destinasi wisata lainnya. Dan kami berharap dengan kunjungan kami di The Great Asia Africa ini dapat membantu mewujudkan tridarma perguruan tinggi yaitu pengabdian mayarakat serta memberikan kami motivasi untuk memanfaatkan lingkungan yang ada di daerah kami khususnya di Kota Kediri dan sekitarnya. Salam dari kami yang ingin maju bersama-sama. Sekian dan terimakasih.

(REELS 2024 Pascasarjana UIT Lirboyo Kediri Di Bogor – Bandung Jawa Barat)
Dosen Pembimbing : Dr. Moh. Irmawan Jauhari, M.Pd.I
Kelompok 4 Pascasarjana PAI 2A Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri
1. Wildan Mubarok
2. Imam Ghozali
3. Ihwan Nur Aziz
4. Isma Aina Salsabila